SEPTEMBER 2019

Menimba Energi Baru

    

     Kampus Yuwati Bhakti mengadakan penyegaran rohani bagi seluruh karyawan untuk menggali spiritualitas dan budaya kerja dalam terang Roh Kudus. Penyegaran rohani dikemas dalam bentuk rekoleksi bagi tenaga penunjang dan retret bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang dibimbing oleh Br. G. Bambang Nugroho, FIC.

Rekoleksi tenaga penunjang dilaksanakan pada hari Kamis, 12 September 2019 mulai pukul 07.30 – 15.00 WIB. Mereka diajak masuk ke dalam diri untuk menemukan kebahagiaan dalam bekerja, mensyukuri tugas panggilan hidupnya, dan bangga atas pekerjaan meskipun kecil dan sederhana. Kesadaran itu akan membawa mereka semakin dewasa, menghargai setiap pekerjaan, punya rasa memiliki, dan dekat dengan Tuhan.

Tenaga pendidik dan kependidikan masuk dalam suasana retret mulai Kamis, 12 September – Sabtu, 14 September 2019. Ada 5 hal yang menjadi bahan permenungan dalam retret yaitu

  1. bersyukur akan kasih karunia Allah,
  2. menemukan makna kebahagiaan,
  3. bersyukur atas rahmat pengampunan,
  4. spiritualitas dan budaya kerja dalam konteks pendidikan, dan
  5. sinergitas dalam keberagaman.

Permenungan dimulai dengan  menyadari cinta Tuhan yang pernah dialami dalam setiap perjumpaan dengan sesama, mulai dari orang yang paling menyayangi yang ikut membentuk pribadi seseorang. Kesadaran akan kasih Allah yang tak terbatas mampu menghasilkan kebahagiaan batin hingga mendorong seseorang memiliki antusiasme yang tinggi, selalu bersyukur, gembira, bersemangat, serta mampu membagi kebahagiaan kepada orang lain.

     Kebahagiaan kadang ternoda oleh pengalaman buruk yang dialami seseorang, jurang antara harapan dan kenyataan terlalu jauh, serta relasi dan komunikasi yang buruk. Untuk mengembalikan kebahagiaan yamg terkoyak perlu rahmat pengampunan dari Tuhan yang akan menyembuhkan dan membuka ikatan-ikatan yang mengganggu relasi dengan orang lain. Mengampuni memang tidak mudah namun bila rahmat itu hadir dalam diri seseorang, pengampunan akan terjadi, relasi pun terjalin kembali. Melalui relasi yang erat dengan Allah lahirlah spiritualitas (roh) yang mendorong seseorang untuk bekerja dengan baik dan bahagia. Bekerja akan bermakna ketika dihayati sebagai penghargaan akan kasih Allah dan menjadi rekan kerja Allah untuk membangun dunia ini.

     Kerja sama dalam satu komunitas karya menghasilkan energi yang besar. Setiap orang harus mengoptimalkan dan menyadari pentingnya tiap peran dalam membangun budaya sinergitas yang didasari satu visi, misi, dan tujuan yang sama. Kesamaan visi akan mempercepat gerakan maju untuk mencapai tujuan dan hasil yang gemilang. Semoga rahmat yang tercurah dalam retret mampu mendorong tiap pribadi untuk bekerja dengan bahagia dan rasa nyaman serta menghadirkan serviam dalam tiap karya di Kampus Yuwati Bhakti Sukabumi.

 

Humas Kampus Yuwati Bhakti