SMP Yuwati Bhakti Beramadan

        Bulan Ramadan merupakan bulan ke-9 dalam kalender Islam. Pada saat Ramadan, umat Islam akan merayakan sebuah tradisi dan menjalankan kewajiban sebagai umat muslim yaitu berpuasa. Peserta didik SMP Yuwati Bhakti terdiri dari berbagai latar belakang agama,yaitu Islam, Hindu, Budha, Kristen, dan Katolik. Dalam setiap pembelajaran ditanamkan sikap toleransi, salah satunya toleransi antar umat beragama. Setiap tahun, mereka membuat suatu kegiatan untuk ikut berpastisipasi memeriahkan perayaan agama yang bersangkutan.

          Tahun 2021 ini, pembelajaran masih berlangsung secara online. Namun, peserta didik SMP Yuwati Bhakti tetap optimis dan melakukan kegiatan-kegiatan toleransi seperti yang baru saja dilaksanakan, yaitu “SMP Yuwati Bhakti Beramadan” dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri.Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online pada tanggal 12 – 14 Mei 2021.  Ada dua kegiatan yang diprakarsai oleh OSIS yaitu Ramadan Shoot dan Ramadan Card.Ramadan Shoot adalah lomba foto moment Lebaran, bisa fotobersama/pribadi dengan tema Hari Raya Idul Fitri. Pada lomba tersebut, semua peserta didik yang beragama Islam wajib mengikuti. Ramadhan Card adalah lomba membuat kartu ucapan Selamat Hari Lebaran yang boleh diikuti oleh seluruh peserta didik SMP Yuwati Bhakti.

          Peserta didik SMP Yuwati Bhakti antusias mengikuti lomba tersebut. Lomba Ramadan Shoot dimenangkan oleh @arlaayumi dari kelas VII.1, sedangkan lomba Ramadan Card dimenangkan oleh @febepriskila04 dari kelasVIII.1. Semoga kegiatan tersebut dapat meningkatkan kreativitas dan toleransi antar umat beragama peserta didik SMP Yuwati Bhakti Sukabumi. Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh peserta didik dan orangtua yang merayakan. Salam sehat. Salam Serviam.

                                                           

                                                            Agnes Tri Maryunani – KampusYuwati Bhakti Sukabumi

    

 

Mengenal Budidaya Buah Salak  di Sleman Yogyakarta

Pengalaman adalah hasil persentuhan alam dengan panca indera manusia yang tak terulang. Pengalaman mampu memberikan pelajaran berharga bagi yang mengalami. Peserta didik SMP Yuwati Bhakti Sukabumi memperoleh pengalaman hidup yang berharga melalui kegiatan live in di Desa Kemiri, Somohitan, Sleman Yogyakarta, Selasa – Sabtu, 2 – 5 Oktober 2019.

Tiba di Yogyakarta, kami segera berkelompok dan tinggal di rumah orang tua angkat kami masing-masing. Selama 2 hari kami membantu kegiatan perekonomian di Desa Kemiri yang hampir seluruhnya bekerja sebagai petani salak. Kami belajar cara menanam, merawat, memanen hingga mengolah salak menjadi makanan dan minuman siap saji.  Ternyata, proses itu sangat panjang dan rumit, yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya. Pengalaman ini mendorong kami untuk lebih menghargai makanan dan orang-orang yang melakukan proses ini.

Selain pengalaman bertani, kegiatan live in ini juga makin mempererat persahabatan kami dengan teman seangkatan yang sebelumnya kurang akrab. Hidup bersama satu atap dengan teman dan orang tua angkat membuat kami memahami karakter masing-masing sehingga kami dapat bersahabat lebih baik lagi.

Pada hari ketiga kami berpamitan dengan orang tua angkat kami untuk mengunjungi tempat wisata di Yogyakarta seperti Candi Prambanan, Hartono Mall, Malioboro, dan Bakpia Pathok. Di sana kami  mengamati tempat bersejarah dan berbelanja. Persahabatan, tanggung jawab, dan kemandirian kami pelajari melalui berbagai kegiatan tersebut. Terima kasih kami ucapkan kepada sekolah yang telah memberi kami pengalaman berharga ini, semoga kami mampu bertumbuh menjadi pribadi yang unggul.

                                                                                            (Meisya dan Dewi/VIII.2)

    

    

 

Masukkan teks Anda di sini

Retret SMP YB: School of Future Science Minded Leader

Rabu - Jumat, 3 – 5 Oktober 2019,  peserta didik SMP Yuwati Bhakti Kelas IX mengikuti penyegaran rohani (retret) di Eagle Hill, Puncak Bogor dibimbing oleh Bapak Nick Saragih dan Bapak  Noto. Udara yang sejuk menyentuh kami yang datang dengan suasana panasnya Kota Sukabumi dan berbagai kegiatan sekolah. Ibadat  pembuka, komitmen, dan doa malam menjadi awal perjalanan retret kami.

Hari kedua, kami berjalan menyusuri hutan pinus. Kami membuat surat untuk diri sendiri, menempel lambang diri, bermain ke sungai, dan membuat minidrama dengan tema kenakalan remaja dan ditampilkan di depan semua peserta retret. Di Setiap acara makan, kami saling melayani agar semakin menyadari pentingnya kerja sama dan saling melayani di antara sesama teman. Sebelum tidur, kami berkumpul dengan kelompok kelas untuk mendiskusikan persoalan yang terjadi di kelas, menemukan solusi, dan membuat kesepakatan atas solusi tersebut. Rekonsiliasi menjadi acara penutup di hari kedua.

Hari ketiga, kami bermain dengan stik dan sedotan yaitu permainan keseimbangan dalam kelompok dengan tujuan melatih fokus dan kerja sama dalam kelompok. Dalam setiap kelompok pasti ada seorang pemimpin. Dalam permainan tersebut kami berlatih menjadi pemimpin maupun anggota kelompok yang baik. Berani memimpin dan mau dipimpin. Bila antara pemimpin dan anggota kelompok terjalin relasi yang saling mendukung, niscaya kelompok akan tumbuh menjadi kuat dan kreatif. Semoga kegiatan retret ini menjadi awal yang baik dalam mempererat persaudaraan di kelas IX dan semakin akrab satu sama lain. 

                                                                                         (oleh Helena Ayundira/IX.2)

SMP Yuwati Bhakti Goes to TMII

       On Thrusday, October 3rd 2019, I went to Jakarta. I went to Jakarta by bus. There were 43 students that followed the study tour. In the bus we sang a song together. We went there at 04.00 am. The teachers who responsible in this study tour were Mrs. Rina, Ms. Lintang, Mr. Eko, Mr. Tri, and Mr. Mungki. We also had a uniform. Our uniform colour is green. We arrived at Jakarta at 08.20 am. For our breakfast, we ate nasi kuning.

            Firstly, I went to Santo Vincentius Junior High School. In Santo Vincentius Junior High School, we introduced about its school environment. In Santo Vincentius Junior High School, we was given snack in the from of bread and lemper. After that, we went to Sky World. Before we arrived at Sky World, we was given snack again in the form of egg tart and bread. We arrived at Sky World at 09.45 am. In Sky World we introduced about outer space. We introduced about planets, astronout and rocket. We introduced about objects in space too. We went to 5 dimensi and planetarium too. In 5 Dimensi we felt really like in the incident. In planetarium we learned about planets and stars.

            Then, we had lunch. After had lunch, we went to PP IPTEK. We arrived in PP IPTEK, there were several science demonstrations. There were tesla coil, science demonstrations, earthquake simulations, how to fly water rockets, and more. After that, we went to ride bicycle. There were many types of bicycle. After that we went back to Sukabumi. For our dinner we ate Hokben. I felt so happy. My favorite part of our study tour is riding bicycle. We arrived in Sukabumi at 21.30 pm. I think the time for study tour must be more longer.

                                                                                                                       By Beatrice Halim/7.2